top of page

Harga Container Bekas Melambung, Ketahui Sebabnya!

  • suryanaali587
  • Apr 20, 2021
  • 2 min read

Akibat dari Pandemi cukup memberikan dampak yang cukup signifikan bagi laju perekonomian dan pergolakan ketersediaan kontainer. Situasi tersebut diperparah dengan adanya lonjakan permintaan pada paruh kedua tahun lalu sehingga memaksa menguras pasokan kontainer yang ada. Hal ini tentu membuat kaget sejumlah produsen kontainer, meskipun mereka berusaha untuk menggenjot produksi, namun tetap tidak mampu mengatasi kekurangan stok pada kontainer. Hal ini mengakibatkan harga container bekas menjadi melambung tinggi.

Hal ini biasa dikenal dengan container shortage (kelangkaan kontainer). Bahkan disebutkan kenaikan harga container berkisar hingga 25 hingga 50 persen dari tahun sebelumnya. Kondisi ini membuat ekspor-impor barang menjadi sulit dan memaksa sejumlah konsumen untuk membeli kontainer dan mencarter kapal sendiri untuk menghindari harga yang semakin meroket.

Pada 2020 lalu, kebutuhan barang-barang dari Cina yang di ekspor ke Indonesia seperti masker, alat kesehatan yang semakin meningkat memaksa pengiriman yang terus menerus dari China dalam jumlah besar. Namun sayangnya, pengembalian container bekas ke China menjadi terhambat, hal ini juga membuat harga container bekas tidak dapat turun dalam waktu singkat. Akibat pandemi, memberi dampak cukup buruk bagi laju industri terutama kegiatan ekspor impor khususnya Asia. Tentu hal ini juga membuat container bekas menjadi semakin tinggi dan stoknya semakin sedikit. Kabar baiknya, beralih ke tahun 2021 kelangkaan sudah mulai dapat diatasi dengan turut membaiknya sektor industri dikarenakan situasi pandemi yang juga sudah berangsur-angsur membaik.

Hal lain yang menyebabkan harga container bekas terus meningkat adalah akibat nilai tukar dolar terhadap rupiah yang terus menguat. Nilai rupiah yang semakin melemah sangat berpengaruh terhadap harga container selain faktor shortage container dan demand full inflation? Mengapa demikian? karena bahan baku pembuatan container bekas sendiri banyak berasal dari luar negeri, tentunya hal ini dengan berdampak pada harga bahan baku utama pembuatan container, yang mana pembeliannya harus menggunakan mata uang asing. Kondisi ini memaksa harga container bekas menjadi tinggi karena harga bahannya yang tinggi.

Kenaikan harga container bekas bukan satu-satunya masalah saat ini, akibat kelangkaan container, tarif ekspor-impor pun meningkat. Harga jual office container pengiriman kontainer dari Indonesia ke Amerika yang semula menjadi 2.700 dollar AS menjadi 6.000 dollar AS per satu kontainer, sungguh bukan harga jual office container yang murah.

Harga container bekas yang tinggi, juga membuat perekonomian Indonesia menjadi semakin bergerak lambat. Pasalnya, pemerintah sedang menggenjot perekonomian dengan membina pengusaha kecil dan menengah untuk membuka usaha. Dengan harga dolar yang tinggi, mempengaruhi ketersediaan modal dan ketersediaan container bekas sebagai tempat memulai usaha.

 
 
 

Recent Posts

See All

Comentários


Suryana Ali

bottom of page